Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!
Advertisement . Scroll to see content

Apa Itu ALTNV, Virus Baru yang Ditemukan di China? Ini Penjelasan Sainsnya

Jumat, 11 September 2026 - 17:04:00 WIB
Apa Itu ALTNV, Virus Baru yang Ditemukan di China? Ini Penjelasan Sainsnya
Virus baru ALTNV dari kutu bisa menular ke manusia. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Sebanyak tujuh pasien dengan koinfeksi tersebut meninggal dunia. Namun, penelitian belum membuktikan bahwa ALTNV secara tunggal menyebabkan kematian tersebut. 

Mengapa Penemuan ALTNV Penting?

Penemuan ALTNV menunjukkan bahwa masih ada patogen yang belum sepenuhnya teridentifikasi di balik penyakit demam yang berkaitan dengan gigitan kutu.

Hal ini penting secara medis karena gejala awal infeksi ALTNV dapat menyerupai penyakit lain yang juga ditularkan melalui kutu. Tanpa pemeriksaan yang tepat, infeksi tersebut berpotensi sulit dibedakan.

Para peneliti juga menyoroti adanya koinfeksi ALTNV dan DBV di wilayah yang sama. Kedua virus tersebut bahkan memiliki vektor kutu yang sama, sehingga keberadaannya perlu diperhitungkan ketika dokter melakukan diagnosis pada pasien dengan demam dan riwayat paparan kutu. 

Dengan demikian, ALTNV bukan hanya soal munculnya satu nama virus baru. Penemuan ini memperlihatkan bagaimana teknologi pengurutan genetik dapat membantu ilmuwan menemukan penyebab penyakit yang sebelumnya tidak terdeteksi oleh pemeriksaan rutin.

Untuk saat ini, bukti yang tersedia menunjukkan ALTNV merupakan virus yang ditularkan melalui kutu dan berkaitan dengan penyakit demam pada manusia. 

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami seberapa luas persebarannya, karakteristik penyakitnya, serta risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut