Berkenalan dengan Culiseta annulata, Nyamuk Pertama yang Ditemukan di Islandia
Karena nyamuk ini tahan dingin, mereka bisa ditemukan di wilayah yang sebelumnya dianggap tidak banyak nyamuk. Dan laporan terbaru, Culiseta annulata dilaporkan menetap di Islandia.
Laporan lain mencatat, nyamuk ini dapat bertahan di musim dingin sebagai nyamuk dewasa tanpa harus menjalani diapause atau kelambanan metabolik, seperti beberapa spesies nyamuk lainnya.
"Karena kemampuan ini, spesies Culiseta annulata bisa muncul dan menggigit manusia di musim yang biasanya 'rendah aktivitas nyamuk'," ungkap laporan gov.uk.
Studi menunjukkan bahwa nyamuk Culiseta annulata mampu membawa virus seperti Tahyna virus yang merupakan arbovirus di Eropa.
Kemudian, nyamuk ini juga dapat menjadi vektor plasmodium burung (parasit pada burung). Misalnya, disebut dalam literatur sebagai vektor beberapa plasmodia burung.
Bahkan, ada sebuah studi yang menemukan bahwa nyamuk Culiseta annulata dapat membawa sejumlah agen infeksi yang terkait dengan kanker (termasuk SV40, T.gondii) dalam sampel di Inggris. Namun penelitian ini masih pendahuluan, belum diverifikasi secara luas.
Jadi, itu dia informasi mengenai nyamuk Culiseta annulata yang menjadi penghuni pertama Islandia.
Editor: Muhammad Sukardi