ESO Abadikan Nebula Kupu-Kupu, Begini Penampakannya

Dini Listiyani ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:08 WIB
ESO Abadikan Nebula Kupu-Kupu, Begini Penampakannya

Nebula kupu-kupu (Foto: ESO)

CALIFORNIA, iNews.id - Benda langit datang dalam segala bentuk dan ukuran. Namun, ada benda langit yang terlihat menakjubkan di antara yang lain dan gumpalan gas masif yang diketahui para astronom di NGC 2899 berada di kelas tersendiri.

Gelembung besar yang diketahui astronom berbentuk kupu-kupu dengan sayapnya membentang. Dan, para ilmuwan sebagai European Southern Observatory (ESO) baru saja memotret gambar yang paling terperinci sampai saat ini.

Nebula kupu-kupu (Foto: ESO)
Nebula kupu-kupu (Foto: ESO)

European Southern Observatory mengatakan benda itu berada di suatu tempat antara 3.000 hingga 6.500 tahun cahaya dari Bumi. Sepasang bintang berada di dekat pusatnya, dan ketika salah satu dari mereka mati, dia menembakkan gas di sekitarnya ke angkasa.

Bintang lainnya bertindak atas gas ketika didorong menjauh, dan hasilnya adalah bentuk yang hampir simetris. Gumpalan gas dan debu besar seperti ini sering kali merupakan awal dari sistem baru, sebagaimana dikutip dari BGR, Sabtu (1/8/2020). 

Ketika gravitasi bertindak atas materi yang bergabung menjadi bentuk-bentuk, astronom akhirnya mengidentifikasi sebagai planet. Butuh waktu yang sangat lama untuk proses ini terungkap. Tapi untuk saat ini, para astronom disuguhi nebula yang benar-benar eye candy.

"NGC 2899 petak gas yang luas meluas hingga maksimal dua tahun cahaya dari pusatnya, bersinar terang di depan bintang-bintang Bima Sakti saat gas mencapai suhu ke atas sepuluh ribu derajat. Temperatur tinggi disebabkan oleh sejumlah besar radiasi dari bintang induk nebula, yang menyebabkan gas hidrogen di nebula bersinar dalam lingkaran berwarna kemerahan di sekitar gas oksigen, berwarna biru,” kata ESO.

Bersamaan dengan gambar yang menakjubkan, European Southern Observatory juga membuat video menakjubkan yang menunjukkan di mana nebula berada di langit malam.

Video dimulai dari bidang langit yang luas dan memperbesar sepenuhnya pada NGC 2899, yang pada awalnya sangat kecil sehingga tidak mungkin untuk menemukan di tengah-tengah massa bintang-bintang yang cerah.

Editor : Dini Listiyani