Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice Bantu Urai Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Membaik
Advertisement . Scroll to see content

Jakarta Super Gerah gegara Fenomena Urban Heat Island, Apa Itu?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:14:00 WIB
Jakarta Super Gerah gegara Fenomena Urban Heat Island, Apa Itu?
Jakarta terasa lebih gerah belakangan ini. (Foto: Zoom Earth)
Advertisement . Scroll to see content

El Niño Ikut Memengaruhi Cuaca Panas Jakarta

Selain kondisi lingkungan perkotaan, faktor atmosfer juga berperan dalam meningkatkan panas yang dirasakan warga Jakarta.

BMKG melaporkan El Niño berada pada kategori sangat kuat pada Oktober 2026. Fenomena ini, bersama pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) positif, dapat mengurangi potensi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam prakiraan cuaca periode 20–26 Oktober 2026, BMKG menyebut cuaca panas dan relatif kering masih berlangsung di sejumlah wilayah. Ketika tutupan awan sedikit, lebih banyak radiasi Matahari mencapai permukaan Bumi sehingga pemanasan pada siang hari meningkat.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan sebelumnya menjelaskan Jakarta dan sekitarnya dapat terasa lebih gerah pada akhir September hingga Oktober karena posisi semu Matahari berada di sekitar wilayah tersebut.

El Niño dan urban heat island merupakan dua fenomena berbeda. El Niño memengaruhi pola iklim dan curah hujan dalam skala luas, sedangkan urban heat island berkaitan dengan karakteristik lingkungan perkotaan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut