Kisah Mezak Arnold Ratag, Astronom Brilian Penemu Planetary Nebula
Di bawah bimbingan Prof. Dr. Stuart Pottasch, Mezak Ratag memperoleh gelar doktor (summos honoris) pada bulan Juni 1991 dengan disertasi yang berjudul “A Study of Galactic Bulge Planetary Nebulae”.
Selain punya jejak akademis yang luar biasa, Mezak juga diketahui aktif di berbagai organisasi internasional mulai dari International Astronomical Union (IAU), UNEP-WMO IPCC Task Group on Climate Impact Assessment dan Dutch Astronomical Society.
Untuk organisasi dalam negeri suami dari Weyni Tampenawas ini menjadi anggota di Himpunan Astronomi Indonesia (HAI), Himpunan Fisika Indonesia (HFI), hingga Perhimpunan Meteorologi Pertanian Indonesia (Perhimpi).
Dalam perjalanan karirnya Mezak pernah mendapat kesempatan sebagai anggota delegasi RI dalam rangka United Nation (UN) Framework Convention on Climate Change COP. Ia pun sempat mengetuai delegasi RI di Afrika Selatan dalam sidang organisasi spesialis PBB-World Meteorology Organization (WMO).
Tidak berhenti di situ, Mezak juga pernah didapuk sebagai wakil ketua delegasi RI dalam sidang United Nation Environment Programme (UNEP)–WMO Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) di Valencia, Spanyol dan Jenewa.