Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wabah Pes Diduga Menyerang Rusia, 200 Orang Dikarantina usai Bakteri Bocor dari Lab!
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Yersinia Pestis, Bakteri Penyebab Penyakit Pes yang Diduga Menyerang Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 11:25:00 WIB
Mengenal Yersinia Pestis, Bakteri Penyebab Penyakit Pes yang Diduga Menyerang Rusia
Ilustrasi bakteri penyebab penyakit Pes. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

Penularan juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan jaringan atau cairan tubuh hewan yang terinfeksi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Setrikat (CDC), Khusus pes pneumonik, bakteri dapat berpindah melalui partikel pernapasan dari manusia atau hewan yang mengalami infeksi paru.

Apa yang Terjadi saat Bakteri Masuk ke Tubuh?

Perjalanan penyakit bergantung pada bagaimana Y. pestis masuk ke tubuh.

Pada pes bubonik, misalnya, bakteri biasanya masuk melalui luka akibat gigitan kutu yang terinfeksi. Setelah berada di jaringan, bakteri dapat bertahan dari respons sistem kekebalan tubuh dan bergerak melalui sistem limfatik menuju kelenjar getah bening terdekat.

Di sana, Y. pestis berkembang biak dan menyebabkan peradangan hebat. Kelenjar getah bening kemudian membengkak dan terasa sangat nyeri. Pembengkakan inilah yang disebut bubo, salah satu tanda khas pes bubonik.

Pada tahap berikutnya, jika infeksi tidak segera ditangani, bakteri dapat memasuki aliran darah. Kondisi ini dapat menyebabkan pes septikemik, ketika bakteri berkembang biak di dalam darah dan memicu sepsis.

Dalam kondisi berat, infeksi dapat menyebabkan kerusakan jaringan, perdarahan di bawah kulit, gangguan pernapasan hingga kegagalan berbagai organ. Jari tangan, jari kaki, atau bagian tubuh lainnya juga dapat mengalami kerusakan jaringan akibat gangguan sirkulasi dan infeksi berat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut