Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Miris! NASA Rilis Foto Indonesia dari Satelit, Kabut Asap Karhutla Selimuti Semua Wilayah
Advertisement . Scroll to see content

NASA Ungkap Fakta Mengejutkan: Api Kebakaran Indonesia Menyala di Bawah Tanah dan Sulit Padam

Jumat, 04 September 2026 - 10:56:00 WIB
NASA Ungkap Fakta Mengejutkan: Api Kebakaran Indonesia Menyala di Bawah Tanah dan Sulit Padam
Polisi bersama warga melakukan pemadaman manual kebakaran kawasan pegunungan Sanenrejo dan Curahnongko, Tempurejo, Jember. (Foto: iNews TV/Bambang Sugiarto) 
Advertisement . Scroll to see content

NASA mencatat sekitar 90 persen wilayah Indonesia mengalami sedikit atau bahkan tidak mendapat hujan pada awal Agustus 2026, berdasarkan data badan meteorologi Indonesia.

Padahal, dalam kondisi normal, kawasan gambut di Kalimantan, Sumatra, dan Papua cenderung terlalu basah untuk memungkinkan api menjalar jauh ke lapisan gambut bawah tanah.

Kekeringan mengubah kondisi tersebut. Ya, ketika muka air tanah turun dan gambut mengering, material organik yang sebelumnya terlindungi oleh kondisi basah berubah menjadi bahan bakar yang mudah terbakar.

Situasi ini diperburuk oleh fenomena El Niño. NASA menyebut El Niño yang kuat membuat musim kemarau menjadi lebih kering di wilayah Indonesia yang rawan kebakaran.

Fase positif Indian Ocean Dipole (IOD) yang juga berlangsung turut memperburuk kondisi kering tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut