Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BRIN dan UGM Temukan Madu dengan Potensi Antikanker dari Yogyakarta dan Sumbawa
Advertisement . Scroll to see content

Penemuan Tak Terduga! Madu Lebah Asli Indonesia Ini Mengandung Antikanker

Senin, 08 Juni 2026 - 14:52:00 WIB
Penemuan Tak Terduga! Madu Lebah Asli Indonesia Ini Mengandung Antikanker
Madu antikanker ini ditemukan di Yogyakarta dan Sumbawa. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami juga menemukan aktivitas penghambatan α-amilase yang cukup signifikan. Potensi ini menarik karena berkaitan dengan pengendalian kadar gula darah, sehingga berpeluang dikembangkan menjadi produk pangan sehat," kata Ema.

Untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari manfaat tersebut, tim peneliti melakukan analisis genom lanjutan. Hasilnya mengungkap keberadaan biosynthetic gene clusters (BGCs), yaitu kelompok gen yang berperan dalam produksi berbagai senyawa bioaktif seperti bakteriosin dan senyawa antimikroba alami.

Sementara itu, analisis metabolomik berhasil mengidentifikasi beragam metabolit bioaktif yang mendukung aktivitas kesehatan dari bakteri tersebut. Integrasi pendekatan genomik dan metabolomik dinilai menjadi langkah penting untuk memahami secara lebih komprehensif bagaimana probiotik lokal Indonesia bekerja pada tingkat molekuler.

Menurut Ema, Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas lebah tanpa sengat yang sangat besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan maupun industri kesehatan.

"Indonesia memiliki keanekaragaman hayati lebah tanpa sengat yang sangat besar. Potensi ini tidak hanya penting bagi ketahanan pangan dan biodiversitas, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan industri pangan fungsional dan kesehatan berbasis riset," jelasnya.

Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional Antonie van Leeuwenhoek dan International Microbiology. Selain itu, hasil riset juga telah memperoleh pendaftaran paten dengan nomor S00202605018.

Ke depan, tim peneliti BRIN akan melanjutkan penelitian pada tahap formulasi produk serta pengujian aplikasi pada pangan fermentasi dan suplemen probiotik. Berbagai penelitian lanjutan juga diperlukan untuk memastikan keamanan, stabilitas, serta efektivitas bakteri tersebut sebelum dapat dimanfaatkan secara luas dalam skala industri.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut