Penyintas Skizofrenia Bikin Dupa dari Ampas Kopi, Kisahnya Penuh Perjuangan!
Proses pembuatannya terbilang sederhana, tetapi membutuhkan ketelatenan. Ampas kopi dikumpulkan dari sejumlah mitra, kemudian dijemur hingga kering selama kurang lebih satu hari. Setelah itu, bahan diayak agar lebih halus sebelum dicampur dengan serbuk kayu sebagai perekat.
Adonan kemudian diberi air dan tambahan aroma kopi, lalu dicetak menjadi dupa. Produk tersebut kembali dijemur hingga benar-benar kering sebelum dikemas dan dipasarkan.
Dari bahan yang sebelumnya dianggap tidak berguna, Rumah Berdaya kini menghasilkan dupa yang dijual Rp15 ribu per bungkus. Setiap kemasan berisi sekitar 60 batang dupa.
Di balik proses produksi tersebut, ada tantangan yang tidak sederhana. Rumah Berdaya memiliki 27 anggota, tetapi hanya sekitar 10–12 orang yang terlibat dalam pembuatan dupa.
Tidak semua anggota bisa mengerjakan tahapan produksi yang sama. Kemampuan konsentrasi dan kondisi setiap orang berbeda sehingga pembagian pekerjaan harus disesuaikan.