Sejarah Bubuk Mesiu, Bermula dari Eksperimen Mencari Obat Keabadian sampai Menjadi Pelopor Senjata Api
Selama berabad-abad, penemuan-penemuan dari Tiongkok telah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap budaya manusia. Benda-benda seperti sutra kompas magnetik, dan kertas telah tersebar ke berbagai belahan dunia.
Namun, tidak ada penemuan Tiongkok yang memiliki dampak sebesar bubuk mesiu, baik dalam segi kebaikan maupun keburukan.
Pada tahun 1350, meriam menggunakan bubuk mesiu yang masih dalam tahap pengembangan menjadi senjata utama dalam militer Inggris dan Perancis, yang menggunakannya dalam pertempuran selama Perang Seratus Tahun.
Kemudian, Kesultanan Utsmaniyah juga menggunakan meriam bubuk mesiu selama pengepungan yang berhasil terhadap Konstantinopel pada tahun 1453. Senjata baru yang kuat ini membuat benteng tembok tradisional Eropa, yang sebelumnya dianggap tak tertembus selama berabad-abad, menjadi rentan.
Selanjutnya, bubuk mesiu digunakan untuk menghasilkan bahan peledak dalam pembuatan pistol, yang pada dasarnya merupakan versi miniatur dari meriam yang dapat dibawa secara portabel.