Tabrakan Asteroid - DART Ditangkap Teleskop Webb dan Hubble

Dini Listiyani · Jumat, 30 September 2022 - 16:12:00 WIB
Tabrakan Asteroid - DART Ditangkap Teleskop Webb dan Hubble
Tabrakan Asteroid - DART Ditangkap Teleskop Webb dan Hubble (Foto: Hubble/Twitter)

JAKARTA, iNews.id - Awal pekan ini NASA berhasil menabrakkan pesawat luar angkasa DART-nya ke asteroid sekitar 7 juta mil dari Bumi. Misi itu ada tes untuk melihat apakah kekuatan dampak seperti itu bisa mengubah arah penerbangan asteroid. 

Stream video dari DART mentransmisikan gambar yang sangat jelas dari saat-saat terakhir pesawat luar angkasa sebelum menabrak asteroid Dimorphos dengan kecepatan 14.000 mph. 

Pada Kamis diketahui dua teleskop luar angkasa NASA paling menonjol, Webb dan Hubble juga telah melatih kamera mereka untuk penabrakan itu. Ternyata ini adalah pertama kalinya Webb dan Hubble digunakan untuk mengamati langit yang sama bersamaan dan keduanya menangkap momen tumbukan. 

Tim Hubble memposting klip pendek yang terdiri atas tiga gambar yang menunjukkan kilatan sesaat setelah DART menabrak batu ruang angkasa dengan kecepatan tinggi. NASA mengatakan rekaman itu berlangsung dari 22 menit setelah tumbukan hingga lebih dari delapan jam setelah tabrakan terjadi.

Perbedaan warna pada gambar tergantung pada Webb dan Hubble yang menangkap dampak dalam panjang gelombang cahaya yang berbeda. Webb dalam inframerah dan Hubble dalam visible. 

Data kontras, bersama dengan data dari observatorium berbasis darat, akan membantu para ilmuwan memahami seberapa efektif dampak alam ini dapat mengubah orbit asteroid, dan juga mengungkapkan lebih banyak tentang sifat permukaan Dimorphos dan bagaimana tabrakan memengaruhinya.

"Webb dan Hubble menunjukkan apa yang selalu kami ketahui benar di NASA: Kami belajar lebih banyak ketika kami bekerja sama," kata kepala NASA Bill Nelson, Kamis sebagaimana dikutip dari Digital Trends. 

NASA mengatakan pengamatan Hubble dan Webb yang terkoordinasi lebih dari sekadar tonggak operasional untuk setiap teleskop. Ini menjelaskan menggabungkan kemampuan dari dua observatorium berbasis ruang angkasa juga akan membantunya untuk mengeksplorasi pertanyaan sains penting terkait dengan susunan dan sejarah tata surya.

Editor : Dini Listiyani

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda