Tak Cukup Didaur Ulang, Sampah Kampus Perlu Dikelola dengan Cara Ini
Dalam sistem ekonomi linear, barang umumnya diproduksi, digunakan, lalu dibuang ketika tidak lagi dibutuhkan. Sebaliknya, ekonomi sirkular mendorong material agar tetap dimanfaatkan sehingga jumlah sampah yang harus dibuang dapat ditekan.
Di lingkungan kampus, penerapannya dapat dimulai dengan mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menyediakan fasilitas pemilahan, serta memisahkan sampah berdasarkan karakteristiknya. Sampah organik, misalnya, berpotensi diolah menjadi kompos apabila memenuhi persyaratan yang diperlukan.
Sementara itu, kertas, logam, dan sejumlah jenis plastik dapat dikumpulkan untuk digunakan kembali atau didaur ulang sesuai kondisi material dan fasilitas pengolahan.
Namun, tidak semua sampah bisa diproses menggunakan metode yang sama. Pemilahan yang tepat menjadi langkah awal untuk menentukan pengolahan yang sesuai, sekaligus mengurangi kontaminasi antarjenis sampah.
Karena itu, konsep ekonomi sirkular tidak hanya berfokus pada teknologi pengolahan, tetapi juga pada upaya mencegah sampah terbentuk dan memastikan material yang masih dapat dimanfaatkan tidak langsung dibuang.