Teliti Efek Penerbangan Luar Angkasa, Perempuan Ini Habiskan Waktu 5 Hari di Tempat Tidur
PARIS, iNews.id - Sekelompok sukarelawan perempuan menghabiskan waktu selama lima hari di tempat tidur sebagai bagian dari penelitian di klinik luar angkasa Medes di Toulouse, Prancis. Idenya adalah untuk menyelidiki efek mikro gravitasi pada tubuh menggunakan teknik yang disebut dry immersion.
Salah satu cara terbaik untuk mensimulasikan luar angkasa tanpa bobot di Bumi adalah dengan menggunakan air. Itu sebabnya para astronot berlatih untuk perjalanan luar angkasa di tempat yang pada dasarnya adalah kolam renang raksasa. Namun, para sukarelawan tidak dapat tingga di air dalam waktu lama untuk melihat efeknya pada tubuh mereka.
Oleh karena itu, studi dry immersion bekerja dengan menggunakan tempat tidur air. Para sukarelawan berbaring di bak mandi raksasa, tapi airnya ditutupi kain water proof. Dengan cara ini, mereka tidak bersentuhan langsung dengan air, tapi masih menopang tubuh mereka dengan cara yang mirip seperti yang dialami astronot saat meninggalkan gravitasi Bumi.
Mereka menghabiskan hampir 24 jam sehari di dasar air, dengan gerakan tubuh yang sangat terbatas. Mikrogravitasi diketahui memiliki berbagai efek pada tubuh, mulai dari pengecilan otot hingga redistribusi cairan. Ada juga efek psikologis dari gerak terbatas di lingkungan menonton yang penting untuk dipahami.