Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WHO Rekomendasikan Vaksin Influenza Trivalen, Ini Alasannya!
Advertisement . Scroll to see content

Virus Yamagata Penyebab Influenza Tak Lagi Ditemukan sejak 2020, Kok Bisa?

Senin, 04 Mei 2026 - 15:59:00 WIB
Virus Yamagata Penyebab Influenza Tak Lagi Ditemukan sejak 2020, Kok Bisa?
Virus Yamagata penyebab influenza punah sejak 2020. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Rekomendasi WHO: Kembali ke Vaksin Influenza Trivalen

Menanggapi hilangnya virus ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan rekomendasi terbaru bagi produsen farmasi untuk beralih dari vaksin kuadrivalen (4 strain) kembali ke vaksin trivalen (3 strain).

Ahli Alergi dan Imunologi Prof. Iris Rengganis menjelaskan, langkah ini diambil berdasarkan hasil pemantauan rutin WHO terhadap pergerakan virus influenza di seluruh dunia.

Prof Iris Rengganis. (Foto: Muhammad Sukardi)
Prof Iris Rengganis. (Foto: Muhammad Sukardi)

"WHO secara rutin melakukan pemantauan, dan sejak 2020 virus Yamagata tidak lagi ditemukan. Jadi, vaksin influenza trivalen dinilai lebih efektif di situasi sekarang," ujar Prof. Iris dalam diskusi kesehatan di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Vaksin trivalen terbaru ini dirancang untuk melawan tiga jenis virus yang masih aktif bersirkulasi di alam, yaitu:

- Influenza A (H1N1)
- Influenza A (H3N2)
- Influenza B (Victoria)

Status Transisi di Indonesia dan Global

Meskipun penggunaan vaksin trivalen tergolong baru bagi masyarakat Indonesia, beberapa negara maju telah lebih dulu menerapkannya. Amerika Serikat telah beralih sejak musim flu 2024-2025, disusul oleh negara-negara Eropa pada 2025-2026. Di Asia Tenggara, Thailand juga telah mengadopsi kebijakan serupa.

"Penggunaan vaksin trivalen di Indonesia saat ini masih dalam status transisi," tambah Prof. Iris.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut