81% Orang Khawatir Harga Kebutuhan Pokok Naik, Belanja Akhir Tahun Bakal Direm?
Pada Agustus 2026, Consumer Confidence Index Indonesia tercatat 53,9, menempatkan Indonesia di peringkat kelima dari 30 negara yang diukur. Posisi tersebut naik dari peringkat ke-10 pada Juli.

Namun, kenaikan peringkat itu perlu dilihat dalam konteks. Perubahan posisi Indonesia juga dipengaruhi melemahnya sentimen konsumen di sejumlah negara lain.
Dengan demikian, angka tersebut tidak serta-merta berarti konsumen Indonesia sudah sepenuhnya lepas dari tekanan ekonomi. Kekhawatiran mengenai biaya hidup dan kondisi pekerjaan masih menjadi bagian dari pertimbangan mereka.
Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla mengatakan konsumen Indonesia saat ini cenderung berhati-hati ketika mengeluarkan uang.
"Kami melihat konsumen Indonesia yang tetap berhati-hati dan selektif dalam membelanjakan uangnya. Dalam kondisi seperti ini, brand perlu memahami bahwa pertumbuhan tidak hanya berbicara mengenai seberapa kuat sebuah brand di benak konsumen, tetapi juga bagaimana brand dapat hadir dan tetap relevan ketika konsumen membuat keputusan pembelian," ujar Hansal dalam forum Ipsos Growth Forum 2026, belum lama ini.