81% Orang Khawatir Harga Kebutuhan Pokok Naik, Belanja Akhir Tahun Bakal Direm?
Kondisi tersebut tidak otomatis membuat konsumen berhenti membeli produk. Justru, perubahan dapat terlihat dari cara mereka menentukan pilihan.
Ketika anggaran harus dibagi untuk berbagai kebutuhan, konsumen dapat lebih memperhatikan apakah produk yang diinginkan mudah ditemukan, tersedia dalam pilihan yang sesuai, dan memang dianggap layak dibeli.
Country Service Line Group Director – Brand Health Tracking & Creative Assessment, Ipsos in Indonesia, Lioni Halim, mengatakan terdapat kesenjangan antara brand yang disukai konsumen dengan performa aktualnya di pasar.
"Sering kali terdapat kesenjangan antara preferensi terhadap sebuah brand dengan pangsa pasar yang sebenarnya. Pertumbuhan terjadi ketika brand mampu membangun keinginan konsumen terhadap brand tersebut, sekaligus membuat konsumen lebih mudah untuk membeli melalui faktor-faktor pasar yang tepat," kata Lioni.
Menurut Ipsos, faktor pasar di Indonesia memiliki dampak tiga kali lipat dibandingkan rata-rata global dalam mendorong pertumbuhan.