6 Tempat Misterius Sudah Ada sejak Zaman Nabi, Belum Ditemukan Keberadaannya
3. Pulau Dajjal Dikurung
Dajjal diyakini sebagai salah satu makhluk penanda akhir zaman. Sampai sekarang, keberadaan makhluk tersebut pun masih banyak dipertanyakan. Banyak yang menyebut Dajjal saat ini masih dikurung di pulau dan akan keluar begitu akhir zaman sudah dekat.
Namun, di mana letak Dajjal dikurung tidak ada yang tahu karena begitu minimnya informasi mengenai di mana Dajjal dikurung. Ada beberapa pendapat yang mengatakan jika Dajjal dikurung di pulau bernama sokotra yang terletak di Samudera Hindia.
Kepulauan ini terletak 80 km sebelah timur dari Tanduk Afrika dan 380 km sebelah selatan Jazirah Arab. Kepulauan ini sangat terisolasi, sehingga 1/3 dari floranya tidak dapat ditemui di tempat lain selain di kepulauan ini.
Namun, hal ini tidak memiliki dalil yang kuat sehingga banyak ulama yang tidak setuju mengenai hal ini. Akan tetapi, sebagai umat Islam kita wajib mengimanni akan keberadaan Dajjal sang pembawa fitnah besar yang akan keluar di akhir zaman.
4. Kerajaan Nabi Sulaiman
Nabi Sulaiman AS adalah putra dari Nabi Daud AS. Sulaiman dikenal sebagai seorang nabi yang sangat kaya dan memiliki kelebihan yang sangat jarang dimiliki oleh nabi-nabi sebelumnya. Sebagaimana dikisahkan dalam Alquran, Nabi Sulaiman adalah seorang raja yang memiliki kekuasaan sangat luas.
Istana Nabi Sulaiman disebut Solomon Temple dalam literatur bangsa Yahudi. Saat ini, keberadaan istana Sulaiman sudah tidak ada karena runtuh. Kecuali, hanya 'Tembok Sebelah Barat' yang tersisa dari bangunan kuil atau istana yang masih berdiri.
Oleh orang Yahudi, sisa bangunan kuil itu dinamakan dengan Tembok Ratapan. Dalam beberapa riwayat, hancurnya istana Sulaiman itu bukan karena runtuh, tetapi diruntuhkan oleh orang-orang Yahudi yang sombong dan angkuh. Hal ini dijelaskan dalam Surat Al Isra ayat 4-7.
Kisah lain, menyebut ciri-ciri istana Nabi Sulaiman adalah pintu istananya terbuat dari kayu zaitun dan cemara. Lantainya terbuat dari kaca dan emas. Bangunannya pun berwarna-warni seperti biru, ungu, hijau, kuning, dan lainnya.
Dalam versi Yahudi, disebutkan biru mewakili langit, sedangkan merah mewakili bumi. Ungu, kombinasi dua warna yakni pertemuan dari langit dan bumi. Konon, di lingkungan istananya terdapat bangunan lain seperti gapura di sebelah barat daya. Juga, istana ini memiliki 32 pilar di pintu gerbangnya.
Beberapa meyakini, fondasi kuil Sulaiman kini berada di Masjid Al Aqsa. Namun, karena sudah roboh, kuil ini tidak bisa dibangun kembali. Mengapa Yahudi ngotot ingin menghancurkan Al Aqsa?
Konon, bukan Al Aqsa yang dijadikan persoalan, melainkan simbol dari kuil Sulaiman sebelumnya. Konon, Kuil Sulaiman terletak di sebelah selatan The Dome of Rock, yaitu masjid yang dibangun oleh Khalifah Al Walid dari Dinasti Umayyah.