Bukan Cuma Melihat Candi, Prambanan Tawarkan Festival Budaya dan Spiritual di 2027
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa Prambanan memiliki makna yang melampaui nilai arsitektur dan sejarah. Kawasan ini juga menjadi tempat umat Hindu menjalankan tradisi keagamaan.
Ni Luh Puspa menjelaskan, kegiatan semacam ini perlu terus diperkenalkan agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat memahami nilai budaya dan spiritual yang terkandung di dalamnya.
"Dalam rangka menghidupkan nilai spiritual di Prambanan ini, ada banyak sekali rangkaian keumatan Hindu yang dilakukan di sana. Mulai dari Tawur Agung, yang ini juga sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir dan menjadi ruang berkumpul bagi umat Hindu di wilayah Prambanan. Kemudian juga perayaan Siwaratri, ini juga sudah kita lakukan dalam beberapa tahun terakhir," tuturnya.
Pemerintah berharap festival tersebut dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk mengenal tradisi Hindu sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian situs bersejarah.
"Dan sekarang kami ingin memperluasnya, karena tentu saja kami tidak ingin ini terlalu eksklusif. Kami ingin ini menjadi ruang yang lebih inklusif, bukan karena kami ingin mengobral, tetapi karena kami ingin semua orang tahu, semua orang mengerti, semua orang memahami, sehingga semua orang mencintai dan semua orang akhirnya turut merawat ruang atau tempat yang begitu indah, begitu agung, Candi Prambanan,” jelas dia.