Dilengkapi Layar LED Raksasa, Black Owl Bangun Sistem Pencahayaan Terbesar di Asia
JAKARTA, iNews.id - Teknologi layar LED raksasa dan ribuan titik pencahayaan kini menjadi bagian dari inovasi di berbagai destinasi hiburan. Perpaduan teknologi visual dan tata cahaya memungkinkan pertunjukan musik menghadirkan pengalaman lebih imersif bagi pengunjung.
Konsep ini diterapkan Black Owl SCBD, Jakarta, dengan layar LED 360 derajat dan 1.500 titik pencahayaan. Layar LED raksasa dibuat mengelilingi area utama untuk menghadirkan pengalaman visual dari berbagai sudut pandang. Inovasi tersebut mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) layar LED terbesar di Asia.
Founder Black Owl, Efrat Tio, mengatakan konsep layar LED yang digunakan memiliki bentuk berbeda dari Sphere, destinasi hiburan di Las Vegas, Amerika Serikat, yang dikenal dengan bangunan berbentuk bola berlapis layar LED.
“Kalau Sphere itu bulat, Black Owl lebih ke kotak. Dengan 360 derajat LED dan lebih dari 1.000 unit lighting, itu membuat satu-satunya yang terbesar untuk Asia,” ujar Efrat dalam keterangan pers dilansir Sabtu (10/10/2026).
Perpaduan layar LED dan pencahayaan tersebut dirancang untuk mendukung pertunjukan musik, termasuk penampilan DJ. Teknologi visual menjadi salah satu elemen yang membedakan konsep ruang hiburan ini dari tempat hiburan malam konvensional.
Selain teknologi pencahayaan, Black Owl SCBD memiliki area utama yang luas dan diklaim mampu menampung sekitar 1.250 orang pengunjung. Tempat ini juga menggabungkan hiburan musik dengan layanan bersantap melalui penyediaan menu makanan yang lebih beragam.
Efrat mengatakan, konsep tersebut dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman hiburan yang tidak hanya bertumpu pada pertunjukan musik, tetapi juga kualitas makanan dan suasana ruang.
“Kami ingin menyajikan semuanya yang terbaik. Jadi turis mancanegara datang ke sini pun, dia akan merasakan experience yang baru, mungkin di negaranya juga tidak ada. Kami juga menyajikan makanan yang berkualitas. Kalau destinasi entertainment makanannya hanya finger-finger food, biasa saja, tapi kami fokus juga dengan proper dining. Jadi itu yang membuat daya tarik untuk wisata, dan akhirnya bisa menumbuhkan pariwisata di Jakarta,” ujar Efrat.
Penggunaan layar LED berskala besar dan ribuan titik pencahayaan menunjukkan pemanfaatan teknologi visual sebagai bagian dari pengembangan industri hiburan. Ini terus terus berkembang, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi.
Editor: Dani M Dahwilani