Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wisata Medis IVF di Sanur Bali Jadi Kabar Bahagia Pejuang Garis Dua
Advertisement . Scroll to see content

Health Tourism Akan Berdampak pada Produk Kreatif Lokal, dr Deby Vinski: Harus Disupport

Jumat, 29 April 2022 - 16:23:00 WIB
Health Tourism Akan Berdampak pada Produk Kreatif Lokal, dr Deby Vinski: Harus Disupport
PDSI dukung untuk perjuangan health tourism di Indonesia (Foto:Traveltext)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Health tourism atau wisata medis belakangan ini sedang dikembangkan oleh pemerintah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas sektor kesehatan. Salah satunya melalui keberadaan rumah sakit bertaraf internasional.

Ahli anti-aging, Prof. Deby Susanti Pada Vinski mengatakan, health tourism di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Apalagi untuk ilmu kedokteran dan anti-aging stemcell di Indonesia tak kalah canggih. 

"Dengan adanya teknologi anti-aging yang ada di Indonesia pasien di luar negeri bisa datang ke sini. Jadi gantian, pasien dari luar negeri yang datang ke negara kita, sehingga devisa kita bertambah," ujar Professor Anti-aging Medicine di EFHRE International University, Barcelona, Spanyol ini di Jakarta belum lama ini.

Dr Deby menambahkan, dalam rangka mendukung health tourism di Indonesia, Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) akan mensupport dan mengakui teknologi yang dilakukan ilmuwan di Indonesia.

"Kami di PDSI akan mengakui dan support  teknologi yang ditemukan ilmuwan di Indonesia. Dengan demikian pasien luar negeri bisa datang ke Indonesia," ujar dr Deby yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PDSI.

Menurut dia, jika health tourism dapat didukung, tentunya akan ada dampak untuk perekonomian Indonesia. Setiap pasien luar negeri berobat ke Indonesia bisa sambil berwisata. Apalagi pemerintah menggaungkan 5 destinasi super prioritas. Ini lagi dipromosikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kemudian, dampaknya masyarakat menjadi sejahtera. Sejahteranya di mana? Kalau orang berobat ke sini pasti dia Menginap di hotel, jalan-jalan, membeli cenderamata batik kita yang bagus itu, dan itu saling berhubungan," kata dia.

"Ekonomi masyarakat menjadi naik. Maka itu organisasi PDSI hadir untuk menghargai produk dalam negeri. Kalau health tourism maju orang berobat bisa berwisata sambil beli produk kreatif lokal, kulineran, ini semua bisa menyejahterakan perekonomian masyarakat," kata dr Deby.

Dia menambahkan, organisasi ini adalah reformasi, hak kewarganegaraan, dan dilindungi oleh undang-undang dasar negara.

Sementara itu, Ketua Umum PDSI Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyanto mengatakan, PDSI merupakan organisasi yang bernaung pada SK Kemenkumham RI No. AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.

"Berdirinya perkumpulan ini untuk memenuhi hak warga negara Indonesia dalam berserikat dan berkumpul, serta mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh Pasal 28 UUD 1945 selaku konstitusi tertinggi di Indonesia. Hak kami diwujudkan dalam SK Kemenkumham tersebut," kata Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyanto.

Dalam kesempatan itu juga dr Jajang menyampaikan, kontribusi PDSI difokuskan untuk dunia kesehatan pada umumnya dan dunia kedokteran khususnya.

"Kami pastikan, PDSI hadir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. PDSI menjunjung tinggi kewenangan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) sebagai wakil negara dalam mengurus sertifikasi, pendidikan kedokteran berkelanjutan, serta hal-hal yang terkait pendidikan serta pembinaan praktik kedokteran," katanya.

"Sudah saatnya asosiasi medis hanya berfokus pada perlindungan hukum dan kesejahteraan, lazimnya asosiasi medis di negara maju lainnya. Sudah saatnya asosiasi medis bekerja secara proporsional dengan bekerjasama bersama pemerintah dan masyarakat," ujar dr Jajang.

Menurutnya PDSI juga turut serta dalam mendukung reformasi kesehatan Indonesia dan mendukung program-program kesehatan Indonesia melalui kebijakan-kebijakan Kemenkes.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut