Kemenparekraf Dukung Pemulihan Perekonomian Bali lewat We Love Bali

Siska Permata Sari · Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:42:00 WIB
Kemenparekraf Dukung Pemulihan Perekonomian Bali lewat We Love Bali
Keindahan Bali (Foto: Instagram @yuliiasr12)

Adapun syarat peserta antara lain hanya dapat mengikuti satu kali kegiatan, aktif sebagai pengguna media sosial minimal salah satu dari platform; Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, ataupun Tiktok, memiliki kegemaran aktivitas di luar ruangan, seperti berenang, snorkeling, trekking, hiking, bersepeda, dsb, serta memahami dan mampu menerapkan protokol kesehatan.

Peserta juga dituntut mempublikasikan aktivitas yang dilakukan selama mengikuti kegiatan dalam bentuk foto, video, ataupun artikel yang mengedepankan norma kesopanan dan menerapkan protokol kesehatan dan bersedia apabila digunakan oleh Kemenparekraf untuk materi promosi pariwisata.

"Protokol kesehatan tetap diterapkan. Peserta wajib menunjukkan hasil rapid test non reaktif yang dilakukan 1-3 hari sebelum kegiatan. Peserta juga wajib menandatangani pakta integritas akan menerapkan protokol kesehatan, serta wajib menjaga dan mentaati tata tertib dan kearifan lokal," kata Rizki Handayani.

Peserta dibagi menjadi kelompok perjalanan (trip) di mana setiap kelompok terdiri dari 40 orang. Perjalanan dilakukan dengan menggunakan 2 kendaraan bus, masing-masing bus kapasitas 40 kursi hanya berisi maksimal 20 penumpang yang melalui 1 rute perjalanan. 

"Ada sebanyak 17 program perjalanan yang telah dilaksanakan selama Oktober dan November, 10 program di antaranya dilaksanakan sebanyak masing-masing 10 kali, dan yang lain dilaksanakan bervariasi antara satu hingga tiga kali. Jumlah total perjalanan (trip) yang telah diselenggarakan adalah sebanyak 117 kali,"  ujar Rizki.

Editor : Vien Dimyati