Mengunjungi Al Shindagha Museum, Melihat Dubai Masa Lalu yang Bergantung pada Mutiara Jadi Kota Modern

Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Paviliun Dubai Creek: Birth of City. Rumah ini mengungkap bagaimana kehidupan masyarakat tradisional Dubai mulai berubah menjadi modern di Dubai Creek. Dengan teknologi proyeksi 360 derajat, kami seperti bisa melihat langsung kehidupan Dubai di masa lalu, orang-orang Emirat yang sedang berdagang mutiara, para pelaut, dan pembuat perahu dhow, dan bagaimana mereka berhasil membangun kota.
Di Culture of The Sea Pavilion, pengalaman terasa begitu personal. Saat melangkah memasuki rumah, sesekali terdengar suara lantai dari kayu tua yang berderit, juga suara ombak dan angin dari audio imersif.
Kacamata VR (virtual reality) membawa kami masuk menatap langsung kerasnya kehidupan penyelam mutiara. Saya melihat penyelam menjepit hidung, lalu menyelam hingga ke dasar teluk dengan perlengkapan seadanya, demi menemukan mutiara untuk bertahan hidup dan menghidupi keluarga.

Pria itu mengumpulkan satu per satu kerang dan memasukkan ke dalam keranjang. Saya pun seakan ikut menyelam dan bisa mengumpulkan kerang-kerang berisi mutiara-mutiara itu.
Begitulah Dubai di masa lalu. Mutiara menjadi urat nadi perekonomian sebelum minyak dan gas ditemukan. Kini sumber pendapatan Dubai sangat beragam, termasuk pariwisata, real estate, perdagangan, jasa keuangan, penerbangan, dan manufaktur.