Terpikat Keunikan Rammang Rammang Makassar, Ada Gua Purba yang Terlihat Eksotis
Pegunungan karst di Rammang Rammang mencapai sekitar 45.000 hektare. Karstnya berada di tengah hamparan sawah dengan aliran Sungai Pute. Terlihat indah dan memesona. Paling indah menikmati panorama Rammang Rammang di kala senja. Sinar jingga mentari dan warna langit yang berubah gelap beradu dengan gagahnya pegunungan karst, menghasilkan pemandangan yang luar biasa.
Terdapat 268 gua dari stalagmit dan stalaktit yang indah di sini. Sebanyak 89 di antaranya gua prasejarah yang memiliki lukisan peninggalan orang purba. Lukisan-lukisan ini dibuat dari torehan telapak tangan mereka. Gua terpanjang dan terdalam di Rammang Rammang berbentuk seperti sumur. Kedalamannya mencapai 260 meter di Leaputte Leang. Sedangkan, gua terpanjang adalah gua Salukkan Kallang dengan panjang mencapai 2.700 meter.
Salah satu gua di sana berbentuk mirip wajah kingkong, sehingga dinamai Batu Kingkong. Untuk masuk ke gua tersebut, Anda harus menelusuri pintu masuk yang sangat kecil. Meski begitu, banyak wisatawan yang berbondong-bondong datang ke gua ini untuk berfoto dan menjelajah ke dalamnya.
Destinasi wisata ini mudah dicapai, jaraknya sekitar 40 km dari Kota Makassar. Salah satu kawasan karst terbesar di dunia ini menyuguhkan megahnya batuan dan bukit-bukit kapur. Untuk mencapainya, Anda harus menyusuri sungai dengan batu-batu besar, seperti tumbuh dari dasar sungai. Sekelilingnya ditumbuhi aneka tanaman mangrove.
Anda bisa menjelajahi Rammang-Rammang dengan menyewa kapal bermuatan 6-7 orang. Tarifnya Rp250.000 untuk perjalanan pulang pergi. Petualangan dimulai dari dermaga Sungai Pute. Sungai kecil ini menjadi salah satu urat nadi perekonomian masyarakat sekitar. Mereka menyediakan perahu untuk para wisatawan yang ingin menyusuri Sungai Pute dari dermaga satu Salenrang sampai dermaga tiga di Berua.
Editor: Vien Dimyati