Tiga PLBN Dibangun Megah, Imigran Nyaman dan Warga NTT Bangga
"Di Motamasin ini para pelintas batas hanya 30-70 orang saja tak seramai di Mota'ain dan Motamasin. Tapi pada hari hari tertentu, contoh pada hari pasar Selasa dan Jumat kemudian hari Natal dan Tahun baru bisa mencapai 100 orang," katanya.
Menurutnya, sebagian besar jika akhir tahun atau pada saat ramai itu kebanyakan warga Timor Leste yang melintas ke Indonesia dengan berbagai macam keperluan atau urusan.
"Mulai dari mengunjungi keluarga saat natal bersama hingga urusan keluarga lainnya di akhir tahun. Kemudian jika warga Indonesia yang ke Timor Leste itu biasanya saat acara adat, seperti kematian atau rumah adat, begitupun sebaliknya," katanya.
Sementara, terkait dengan tingginya minat masyarakat setempat atau warga NTT pada umumnya yang hendak berkunjung namun hanya sebatas berwisata foto selfie, pihaknya memberi keleluasaan.
"Dengan catatan kunjungan wisata foto di sekeliling PLBN ini saat bukan jam kerja atau hari libur. Mereka dipersilahkan untuk berfoto karena kemegahan PLBN disini menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan berdasarkan data di buku tamu, wisatawan yang berkunjung ke sini bisa mencapai 100 orang lebih," ujarnya.