Atur Pola Makan untuk Kontrol Kolesterol, Salah Satunya Perbanyak Sayur dan Buah
Dijelaskan akan dislipidemia atau kolesterol tinggi, sebenarnya tidak memiliki gejala yang jelas, namun gejalanya dapat dilihat dari kondisi yang khas, seperti nyeri dada dan tekanan darah tinggi.
Adapun tanda yang mungkin terjadi akibat kolesterol tinggi, yaitu leher terasa tegang, kadang-kadang sakit kepala. Hal ini karena penumpukan plak di pembuluh darah pada area leher. Selain itu Anda mudah lelah yang terjadi sebagai dampak dari munculnya plak di pembuluh darah dan menyebabkan aliran darah berkurang ke jaringan tubuh.
Tanda lainnya adalah suka mengantuk. Ini terjadi karena kurangnya asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak. Nyeri pada kaki yang terjadi penumpukan plak pada pembuluh darah di kaki, sehingga menyebabkan rasa sakit atau nyeri. Ada juga nyeri dada. Ini diakibatkan karena penumpukan plak pada pembuluh di jantung. Kemudian, Xanteplasma, muncul bentolan kecil padat pada bagian lipatan tubuh seperti siku, tumit, dan lutut. Juga dapat berupa noda berwarna kuning muda diujung kelopak mata.
Metode pengobatan dapat dilakukan melalui dua hal. Selain berolahraga dan mengatur pola makan, pengelolaan dengan obat yaitu beberapa jenis obat seperti Statin, asam fibrat, asam nikotinat, Ezetimibe, asam lemak omega 3. Pilihan obat tergantung dengan kondisi/masing-masing orang berbeda.
"Ubah gaya hidup menjadi lebih sehat lagi dan periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut," ujar dr Denny Jolanda Sp.PD.
Editor: Vien Dimyati