Kenali Air Minum Berkualitas dan Bebas dari Bakteri, Segar Dikonsumsi Sehari-hari
1. Tidak berwarna
Menurut World Health Organization (WHO), air bersih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan minum, keperluan rumah tangga, produksi makanan, atau tujuan rekreasi. Adapun ciri-cirinya aman dikonsumsi, terlihat tidak berwarna dan jernih. Apabila warnanya tidak wajar, seperti keruh atau kecoklatan, sebaiknya jangan dikonsumsi. Dipastikan itu mengandung zat berbahaya.
2. Rasa tawar ketika diminum
Memilih air minum yang berkualitas adalah memiliki rasa tawar ketika diminum. Banyak yang mengatakan air minum biasanya memiliki rasa setelah didiamkan lebih dari semalam. Namun, air minum yang mempunyai rasa tak semuanya tidak layak konsumsi. Seperti air minum dalam kemasan yang berubah rasa, padahal air tersebut tidak mengandung gula serta protein dan mikroba pun tidak dapat tumbuh di dalamnya.
Air tersebut memiliki sedikit rasa karena air menyerap karbondioksida, kemudian mengubahnya menjadi asam karbonat hanya sekitar 0,13 persen saja. Kemudian kandungan proton hilang dalam proses ini, serta membentuk bikarbonat dan karbonat yang menyebabkan penurunan pH air, dan mengubah air tersebut menjadi sedikit asam sehingga mengubah rasa.
Namun, jika air minum dibiarkan tanpa ditutup lebih dari sehari, maka ada kemungkinan ganggang dapat tumbuh dan menjadi lokasi bagi larva nyamuk.
3. Higienitas air minum saat diproduksi
Untuk mengetahui kualitas air minum yang baik adalah berasal dari pabrik yang berkomitmen menjaga higienitas dalam proses produksi.