Kenali Persyaratan Air Minum yang Layak untuk Dikonsumsi
JAKARTA, iNews.id - Kemasan air minum yang mengandung BPA (Bisphenol A) berdampak buruk pada kesehatan jika dikonsumsi terus menerus. Maka itu, perlu adanya edukasi kepada masyarakat untuk mengonsumsi air minum yang layak dan bebas BPA.
Perlu diketahui, belum lama ini BPOM merekomendasikan pencantuman label 'Berpotensi Mengandung BPA' pada produk air minum dalam kemasan (AMDK) yang kemasan plastiknya terbuat dari polikarbonat (PC).
Pencantuman bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya BPA bagi kesehatan. BPA merupakan salah satu bahan penyusun plastik PC kemasan air minum dalam galon, yang pada kondisi tertentu bisa bermigrasi dari kemasan ke dalam air yang dikemas.
Jika dikonsumsi terus menerus berdampak pada kesehatan tubuh manusia melalui mekanisme endocrine disruptors atau gangguan hormon khususnya hormon estrogen, sehingga berkorelasi pada beberapa masalah kesehatan, baik fisik maupun mental.
Lantas, seperti apa air minum yang layak untuk dikonsumsi? Berikut ulasannya dirangkum pada Kamis (23/6/2022).