Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Ingin Jakarta Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Sebut Budaya Ngopi Makin Masif
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Kopi Specialty Cenderung Mahal? Ternyata Bukan Cuma soal Biji

Minggu, 06 September 2026 - 11:46:00 WIB
Kenapa Kopi Specialty Cenderung Mahal? Ternyata Bukan Cuma soal Biji
Ilustrasi kopi specialty yang kaya akan keistimewaan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah dipanen, proses belum berhenti. Buah kopi masih harus melalui pengolahan yang tepat sebelum bijinya siap disangrai.

Pada tahap inilah pengetahuan dan keterampilan manusia menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir kopi.

"Di balik satu cangkir kopi ada ekosistem manusia yang panjang dan saling terhubung. Ada petani yang menanam, pemetik yang memilih buah matang, prosesor yang mengolah, roaster yang menentukan karakter rasa, hingga barista yang menyajikannya," kata Felix.

Rangkaian proses tersebut membuat harga kopi specialty tidak bisa semata-mata dibandingkan berdasarkan harga bijinya. Ada tenaga, waktu, pengetahuan, keterampilan, serta proses pengendalian kualitas yang ikut membentuk produk akhirnya.

Bukan Cuma soal Rasa, Ada Budaya di Baliknya

Selain proses produksi, latar budaya daerah penghasil kopi juga dapat memengaruhi bagaimana kopi diperlakukan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut