Mencicipi Masakan Nusantara di Dapur Cikur ala Vanty MasterChef Indonesia
"Romansa rasa inilah yang menjadi awal mula citarasa dalam setiap menu Dapur Cikur. Pada awal berdiri, usaha Dapur Cikur memiliki fokus pada citarasa masakan Sunda, melalui pelayanan online catering. Dan pada 2018 resmi bergabung dengan PT Daksa Sapta Cipta," kata dia.
Vanty Veronica yang juga CEO Daksa Sapta Cipta memiliki keinginan untuk melestarikan masakan Nusantara. Kini Dapur Cikur mulai merambah bisnis kuliner pada masakan Nusantara.
Bahkan, dia tidak sembarangan dalam menghadirkan menu nusantara ini. Vanty selalu menjaga untuk menggunakan bahan organik dalam menyajikan hidangan.
Menurutnya, saat ini sektor pangan menyumbang sampah terbesar yaitu sampah organik yang mencapai 60% diikuti limbah sampah terbesar kedua yaitu sampah plastik sebanyak 14%, kertas 9%, metal 4,3%, kayu dan bahan lainnya 12,7%. Sampah kemasan makanan turut menyumbang di dalamnya.
Oleh karena itu Daksa Sapta Cipta melibatkan kolaborasi brand Dapur Cikur dan Plepah, ingin meminta dukungan dari komunitas peduli lingkungan dan influencer lokal Indonesia untuk bersama-sama mengajak masyarakat mengampanyekan “Ayo makan masakan nusantara dan menerapkan tradisi makan minim sampah” melalui media sosial online.
"Gerakan ini mengajak masyarakat untuk tetap mencintai rasa masakan nusantara. Sekaligus mengingatkan masyarakat untuk bijak mengonsumsi makanan melalui ajakan 'makan secukupnya, jangan sisakan makananmu', dan 'ayo gunakan wadah makanan yang ramah untuk lingkungan dan kesehatan kita'," kata Vanty.
Dia berharap gerakan ini dapat memengaruhi konsumen maupun produsen lain untuk mengambil peran dalam mengurangi limbah sampah organik dan sampah kemasan tidak ramah lingkungan dari sektor pangan.
Editor: Vien Dimyati