Mencicipi Sup Kondro Makassar, Daging Empuk dan Enak Disantap dengan Ketupat
JAKARTA, iNews.id - Makanan khas Makassar yang satu ini memiliki rasa gurih dan lezat. Menu berkuah yang terbuat dari bahan utama daging sapi ini digemari banyak orang.
Sup kondro biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Warna kuahnya coklat kehitaman dan dimakan dengan buras atau ketupat yang dipotong-potong terlebih dahulu.
Kuah sup kondro yang kehitaman tersebut karena dimasak dengan berbagai macam bumbu dan rempah pilihan. Jika Anda masih memiliki stok daging kurban sapi di rumah, tidak ada salahnya dibuat menjadi sup kondro.
Untuk membuat daging sapi empuk, Anda bisa memasaknya dengan menggunakan panci presto. Ingin tahu resep lengkap dan cara membuat sup konro segar dan gurih? Berikut ulasannya seperti dikutip melalui Instagram @andinskitchen, Rabu (5/8/2020).
Bahan :
8 tulang konro sapi berdaging tebal
2,8 liter air
Secukupnya garam
Secukupnya kaldu bubuk
Bahan 2 :
1 batang daun bawang besar, potong-potong
5 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
5 cm jahe kupas, geprek
5 cm lengkuas, geprek
10 butir cengkeh
12 butir kepulaga
3 batang serai, geprek
1 sdt mata asam Jawa
Bumbu Halus (haluskan dengan minyak goreng) :
10 siung bawang putih
15 siung bawang merah
2 keluak, ambil isinya
5 butir kemiri
1,5 sdm kacang tanah goreng
1 sdm ketumbar bubuk
1/2 sdt kunyit bubuk
1/4 sdt pala bubuk
1 sdt lada bubuk
2 sdt jintan bubuk
Pelengkap :
Sambal rawit rebus
Bawang goreng
Jeruk nipis
Daun bawang iris
Cara Membuat :
1. Pada panci presto terbuka, didihkan air lalu masukkan konro, didihkan kembali. Tutup panci presto lalu masak 40 menit dengan api sedang besar. Matikan apinya, keluarkan uapnya lalu buka panci, masukkan bahan 2 nyalakan api kecil dan masak hingga aromanya harum.
2. Selagi menunggu konro, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Lalu masukkan tumisan bumbu halus ke panci rebusan konro. Aduk rata lalu beri garam, kaldu bubuk, dan daun bawang. Masak sampai bumbu meresap dan konro lembut. Sajikan konro dengan pelengkap.
Editor: Vien Dimyati