Menurutnya, tidak ada negara yang bisa menghasilkan produk baterai dengan hanya mengandalkan sumber daya energi di negaranya sendiri. Artinya, setiap produsen memiliki ketergantungan terhadap rantai pasok bahan baku dari negara lain.
"Enggak pernah ada itu akan ciptakan atau semua dihasilkan negara terkait, termasuk Indonesia," ucap Nico.
Saat ini, 80 persen bahan baku baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik atau electrical vehicle (EV) disediakan Antam. Bahan baku tersebut berupa nikel.