Ancaman Resesi Global, Ini yang Ditakutkan Pasar Modal

Anggie Ariesta
Ilustrasi perdagangan saham. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Sehingga, walaupun dalam inflasi ada kenaikan masih bisa terkendali jika dibandingkan dengan negara-negara regional Asia apalagi Eropa.

Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga Kenji rasa masih sangat wajar dan IHSG juga dilihat performanya secara regional khususnya Asia Pacific kita performance-nya bagus sekali.

Adapun sektor komoditas yang menyelamatkan Indonesia dari jurang resesi global saat ini. Menurut Kenji, poin tersebut menjadi katalis positif bagi pertumbuhan kinerja ekonomi bagi Indonesia sendiri.

Selain itu, kebijakan moneter bank sentral di berbagai negara, lanjut Kenji, menjadi salah satu penyebab resesi global yang kemungkinan terjadi di 2023. Untuk pasar modal memang agak sensitif terhadap isu seperti ini.

"Tapi kita harus pertahankan, jadi utamanya yang ditakutkan negara terutama pasar modal negara berkembang saat terjadi resesi itu adalah capital outflow. Itu jelas. Jadi apabila ada kenaikan suku bunga bank sentral takutnya asing malah lebih investasi di negara maju dibandingkan negara berkembang, ancaman ril nya disitu," tutur Kenji.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
20 jam lalu

Klasifikasi Investor Saham Berubah Jadi 27 Kategori, Berikut Daftarnya

Nasional
1 hari lalu

OJK Ungkap Aturan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Jumlah IPO

Nasional
2 hari lalu

Ini Hasil Pertemuan BEI-OJK dengan MSCI usai IHSG Rontok

Nasional
2 hari lalu

BEI Bertemu MSCI Sore Ini, Danantara Ikut Hadir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal