Aprindo Ingatkan Aksi Boikot Produk Israel Bisa Berdampak Luas, Pemerintah Harus Turun Tangan

Ikhsan Permana SP
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey (kiri). (Foto: MPI/Ikhsan Permana SP)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memperingatkan aksi boikot produk Israel bisa berdampak luas tak hanya bagi dunia usaha tetapi juga pasokan kebutuhan kosumen. 

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey, mengatakan aksi boikot produk Israel atau produk dari perusahaan yang dianggap pro Israel akan menimbulkan multiplier effect yang luas.

Terkait dengan itu, Aprindo meminta pemerintah harus turun tangan atau hadir guna mengantisipasi dampak dari adanya aksi boikot terhadap produk yang dianggap pro terhadap Israel.

"Pemerintah harus hadir dalam membaca atau melihat situasi dan kondisi. Perlu ada langkah-langkah yang relevan dan adaptif dari pemerintah dalam membaca situasi dan kondisi saat ini," kata Roy, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/11/2023).

Menurut, dia pemerintah harus memikirkan langkah apa yang akan diambil untuk terus mendorong misi perdamaian tanpa harus mengorbankan hak konsumen.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 hari lalu

81% Orang Khawatir Harga Kebutuhan Pokok Naik, Belanja Akhir Tahun Bakal Direm?

12 hari lalu

Bea Cukai Sita 1.435 Bal Pakaian Bekas Ilegal, Suahasil: Rugikan Industri hingga Konsumen

16 hari lalu

Suahasil Tegaskan Hak Wajib Pajak Tetap Dipenuhi, Minta Restitusi Sesuai Aturan

23 hari lalu

Indonesia Dorong 4,4 Juta Pelaku Retail dan e-Commerce Tumbuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal