Bahan Pokok Jadi Penyumbang Inflasi, Luhut Sarankan Desa Tanam Cabai dan Bawang

Heri Purnomo
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan kepada Presiden Jokowi untuk menyarankan menanam cabai hingga bawang untuk menekan inflasi. (Foto: Okezone)

MAKASSAR, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, angka inflasi Indonesia telah mencapai 4,94 persen year-on-year (yoy) per Juli 2022. Adapun salah satu penyumbang angka tersebut adalah bahan pokok seperti cabai dan bawang.

"Angka inflasi pokok kita sebenarnya hanya 2,84 persen (yoy), kenapa sekarang bisa menjadi 4,94 persen (yoy), itu dikarenakan cabai merah, cabai rawit, bawang merah itu yang mempengaruhi inflasi kita," ujar Luhut dalam acara Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin, Makassar, Jumat (19/8/2022).

Melihat hal tersebut, dirinya melaporkan kepada Presiden Joko Widodo untuk membuat seluruh desa menanam cabai merah dan bawang. Hal tersebut merupakan upaya untuk dapat menekan angka inflasi. 

"Jadi saya lapor ke Pak Presiden, 'Pak semua desa ini suruh saja tanam cabai merah dan bawang supaya inflasi kita bisa dikendalikan sekitar 4 persen," kata dia.

Sementara itu, Luhut mengatakan, untuk mengendalikan inflasi, pemerintah akan memfokuskan pengendalian pada harga pangan dan energi. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 26 Juni 2026, Aneka Cabai-Beras Turun, Daging Ayam Naik

57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Makan Bawang dan Jengkol Bikin Bau Badan, Mitos atau Fakta?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal