Menteri BUMN Erick Thohir terus merombak susunan dewan komisaris dan direksi sejumlah perusahaan pelat merah. (Foto: Istimewa)
Suparjo Ramalan

JAKARTA, iNews.id - Menteri BUMN Erick Thohir terus melakukan perubahan susunan dewan komisaris dan direksi sejumlah perusahaan pelat merah. Hingga awal pekan ketiga Desember 2021, terdapat enam BUMN yang dirombak pemegang saham. 

Terbaru, Erick Thohir menunjuk Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Komisaris Utama PT Pindad (Persero) menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa.

MNC Portal Indonesia merangkum perombakan manajemen tujuh BUMN sebagai berikut: 

1. PT Antam Tbk

Erick Thohir menetapkan Nicolas D. Kanter sebagai Direktur Utama PT Antam Tbk. Pengangkatan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar, Kamis (23/12/2021). 

Nicolas menggantikan Dana Amin yang sebelumnya mengisi posisi Direktur Utama Antam. Di jajaran direksi lainnya, RUPSLB menetapkan Elisabeth RT Siahaan sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Posisi tersebut sebelumnya dijabat oleh Anton Herdianto. 

Kemudian, Dewa Bagus Sugata Wirantaya sebagai Direktur Operasi dan Produksi, yang sebelumnya dijabat oleh Risono. Sedangkan, Basar Simanjuntak sebagai Direktur Sumber Daya Manusia yang sebelumnya diisi oleh Luki Setiawan Suardi.

Sementara itu, pemegang saham menetapkan F.X. Sutijastoto sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen emiten dengan kode saham ANTM tersebut. F.X. Sutijastoto menggantikan Letjen TNI (Purn) Agus Surya Bakti

2. PT PAL Indonesia (Persero)

Erick menetapkan Didit Herdiawan sebagai Komisaris Utama PAL Indonesia. Didit menggantikan Didik Prasetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Komut perseroan. 

Perubahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor: SK 410/MBU/12/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris perusahaan perseroan PT PAL Indonesia (Persero). Pemegang saham juga mengangkat Hendradi Gunarso sebagai Komisaris PAL yang baru. 

3. PT Bukit Asam Tbk

Erick menetapkan Arsal Ismail sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bukit Asam Tbk atau PTBA. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar, Kamis hari ini.

Arsal Ismail menggantikan posisi Suryo Eko Hadianto yang sebelumnya menduduki posisi Direktur Utama emiten pelat merah itu. 

Selain mengangkat Arsal Ismail, RUPSLB juga memberhentikan Dwi Fatan Lilyana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, Fuad Iskandar sebagai Direktur Pengembangan Usaha, dan Jhoni Ginting sebagai Komisaris.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Suherman sebagai Direktur SDM, Rafli Yandra sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Devi Pradnya Paramita sebagai Komisaris.

4. PT Timah Tbk

Erick juga mengangkat Achmad Ardianto sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). 

Achmad menggantikan M. Riza Pahlevi Tabrani yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama emiten dengan kode saham TINS itu.

Sementara itu, posisi Direktur Keuangan yang semula dijabat oleh Wibisono, kini digantikan oleh M Krisna Sjarif, pada posisi Direktur SDM semula dijabat oleh Muhammad Rizki digantikan oleh Yennita, kemudian juga pergeseran posisi pada Direktur Operasi yang semula dijabat Agung Pratama berganti dengan Alwin Albar dan Direktur Pengembangan Usaha yang semula dijabat oleh Alwin Albar digantikan oleh Purwoko.

5. PT Pindad (Persero)

Pada 23 Desember 2021, pemegang saham menetapkan Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Komisaris Utama Pindad. Dudung menggantikan posisi Jenderal TNI Andika Perkasa yang sebelumnya mengisi posisi tersebut. 

Kabar pergantian tersebut dibenarkan Direktur Utama Pindad, aAbraham Mose. Abraham pun berharap keberadaan Dudung Abdurachman mampu mendorong kemampuan Pindad sebagai industri pertahanan agar lebih tumbuh kembang dalam melakukan inovasi terhadap produk baru seperti senapan, pistol, peluru dan kendaraan tempur dalam mendukung TNI.

6. PT Jasa Marga (Persero) Tbk

Kementerian BUMN memberhentikan dengan hormat Donny Arsal yang sebelumnya menduduki posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Jasa Marga. Pemberhentian Donny dilakukan menyusul tugas barunya sebagai Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk.

Sebagai pengganti, Ade Wahyu diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga.

Selain memberhentikan Donny Arsal, pemegang saham juga memberhentikan dengan hormat Enkky Sasono Anas Wijaya selaku Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga. Posisinya digantikan oleh Bagus Cahya Arinta B.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Arsal Ismail. Posisinya digantikan Mohamad Agus Setiawan yang sebelumnya menjabat Direktur Bisnis.

7. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Donny Arsal ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Direktur Utama Semen Indonesia. Dia menggantikan Hendi Prio Santoso yang diangkat menjadi Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium atau MIND ID. 

Donny Arsal sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dia diangkat menjadi Direktur Keuangan berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan pada 15 Maret 2017.


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT