Bunga KPR FLPP Dipastikan Tetap 5 Persen, Tak Terpengaruh Kenaikan BI Rate

Iqbal Dwi Purnama
Kementerian PKP memastikan bunga kredit KPR subsidi tidak terdampak kenaikan BI Rate. (Foto: Dok. BRI)

Selain FLPP, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan pembangunan rumah susun oleh pemerintah juga dipastikan tetap berjalan sebagai instrumen capaian program 3 juta rumah. 

"Untuk program-program subsidi, rumah subsidi, BSPS, dan rusun yang dibangun pemerintah insyaallah tidak terdampak (pengetatan suku bunga acuan)," tuturnya.

Kepastian tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang tengah berencana membeli rumah subsidi. Pasalnya, kenaikan suku bunga acuan umumnya berpotensi mendorong kenaikan bunga kredit perbankan, termasuk kredit konsumsi dan kredit properti komersial.

Sebelumnya, BI pada 9 Juni 2026 memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengantisipasi tekanan inflasi akibat gejolak global.

Meski demikian, Kementerian PKP menegaskan program pembiayaan rumah subsidi tetap terlindungi karena memperoleh dukungan dan subsidi dari pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kenaikan cicilan akibat perubahan suku bunga acuan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Menteri UMKM Tegaskan Kolaborasi Strategis Pemerintah dengan JCI untuk Kembangkan Wirausaha Muda

6 hari lalu

JCI Batavia dan Smesco Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Global

9 hari lalu

Prabowo Tingkatkan Target Bedah Rumah Jadi 400.000 Unit Tahun Ini, Perluas Akses Hunian Layak

15 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal