Buntut Kasus Rafael Alun, Mahfud MD: Perlu Telusuri Pencucian Uang di Internal Kemenkeu

irfan Maulana
Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Foto:

Dia menjelaskan, safe deposit box milik Rafael Alun dengan nilai Rp500 Miliar merupakan pencucian uang, bukan korupsi. Begitu pula dengan transaksi mencurigakan senilai Rp300 Triliun yang melibatkan 647 pegawai di Kemenkeu. 

Oleh sebab itu, Menkumham mengatakan sudah semestinya Kemenkeu dan penegak hukum menelusuri potensi pencucian uang di jajaran Kemenkeu agar tidak terjadi kasus seperti Rafael Alun.

"Nah ini yang sekarang konstruksinya itu yang sedang dibangun bahwasannya orang ditindak secara administratif ditindak secara pidana itu selesai kasus kecilnya. Tapi kasus besarnya itu yang potensinya menjadi Rp300 Triliun pencuncian uangnya bukan yang korupsi, potensi pencucian uang. Yang menerima feedback lalu dicuci uangnya dalam bentuk saham perusahaan, macam-macam lah," tutur MD.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Purbaya Sentil Kebijakan Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago tapi Tak Diberi Kesempatan

Nasional
16 hari lalu

Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Pajak: Ada yang Kerjanya Belum Lurus

Nasional
17 hari lalu

Juda Agung Akui Mundur dari Deputi Gubernur BI karena Diminta Jadi Wamenkeu

Nasional
17 hari lalu

Breaking News: Prabowo Lantik Juda Agung Wamenkeu Pengganti Thomas Djiwandono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal