Buntut Kasus Rafael Alun, Mahfud MD: Perlu Telusuri Pencucian Uang di Internal Kemenkeu

irfan Maulana
Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Foto:

Dia menjelaskan, safe deposit box milik Rafael Alun dengan nilai Rp500 Miliar merupakan pencucian uang, bukan korupsi. Begitu pula dengan transaksi mencurigakan senilai Rp300 Triliun yang melibatkan 647 pegawai di Kemenkeu. 

Oleh sebab itu, Menkumham mengatakan sudah semestinya Kemenkeu dan penegak hukum menelusuri potensi pencucian uang di jajaran Kemenkeu agar tidak terjadi kasus seperti Rafael Alun.

"Nah ini yang sekarang konstruksinya itu yang sedang dibangun bahwasannya orang ditindak secara administratif ditindak secara pidana itu selesai kasus kecilnya. Tapi kasus besarnya itu yang potensinya menjadi Rp300 Triliun pencuncian uangnya bukan yang korupsi, potensi pencucian uang. Yang menerima feedback lalu dicuci uangnya dalam bentuk saham perusahaan, macam-macam lah," tutur MD.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Viral Purbaya Cari 700 Orang untuk Diberi Bantuan, Kemenkeu: Hoaks!

Seleb
2 hari lalu

Raffi Ahmad Merasa Difitnah Lewat Isu Korupsi Bea Cukai: Pahala Buat Saya

Seleb
2 hari lalu

Raffi Ahmad Tidak Kaget Namanya Terseret Korupsi Bea Cukai: Sudah Biasa!

Nasional
6 hari lalu

Ramai Tren Sell Indonesia, Purbaya: Kita Tak sedang Menuju Seperti 1998 lagi

Nasional
7 hari lalu

KKP Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momen Hari Internasional Anti IUU Fishing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal