Cadangan Beras Bulog 1,7 Juta Ton, Jokowi: Masih Kurang

Supardjo Ramalan
Presiden Jokowi di Subang mengatakan stok beras Bulog 1,7 juta ton masih kurang (Screenshot YouTube)

Mengacu pada siklus alam, kata Jokowi, sukses atau tingginya panen  biasanya terjadi pada semester pertama. Namun, jumlah panenan akan menurun pada semester kedua.

"Ya ini memang dalam satu tahun itu di semester pertama itu biasanya panennya tinggi. Karena panen besar biasanya di bulan Maret, April dan tinggi. Kemudian di semester kedua turun," ucapnya.

Untuk meningkatkan pasokan beras, pemerintah melalui Bulog bakal mengimpor 1 juta ton beras dari China. Presiden sendiri sudah melakukan pelaksanaan kontrak kerja sama dengan Presiden China Xi Jinping terkait suplai beras ke Indonesia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bonatua Serahkan Bukti Tambahan Gugatan Ijazah Jokowi, Apa saja?

2 hari lalu

Beras Premium Tetap Tersedia, Stok di Pasar Tradisional Memadai

4 hari lalu

Gugatan Gus Nur Kandas, PN Solo Tolak Ganti Rugi Rp4,2 Miliar terkait Kasus Ijazah Jokowi

4 hari lalu

Luhut: Jokowi Orang Baik, Patut Dicontoh meski Punya Kekurangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal