Dirut INKA: Tanpa BJ Habibie, Tidak Ada INKA

Antara
Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. (Foto: dok iNews.id)

Alhasil, kata Budi, Indonesia impor kereta api besar-besaran sehingga menggerus devisa. Akibatnya, pemerintah mengambil kebijakan substitusi impor dan alih teknologi dengan membentuk industri strategis.

"Pembentukan industri strategis tersebut bertujuan agar SDM Indonesia bisa mandiri dan tidak tergantung pada negara lain dalam pembuatan kereta api dan teknologi lainnya. Di dalamnya tidak hanya INKA, namun juga termasuk PAL, DI, dan lainnya," kata Budi.

Budi bersama jajaran PT INKA ikut berduka cita atas wafatnya BJ Habibie. Dia merasa kehilangan sosoknya yang dikenal bukan hanya Bapak Indonesia atau Bapak Teknologi, melainkan juga Bapak INKA.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
10 hari lalu

KRL INKA Rampung Diperbaiki, 7 Perjalanan Lintas Bogor Kembali Beroperasi

10 hari lalu

Bahlil Pimpin Golkar Ziarah ke TMP Kalibata, Tabur Bunga di Makam BJ Habibie

12 hari lalu

7 Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Pagi Ini, Cek Jadwalnya

12 hari lalu

Kisah Sukses BJ Habibie Perkuat Rupiah saat Krisis 1998, Melesat ke Rp6.500 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal