Dirut Kimia Farma David Utama Dicopot saat Perusahaan Rugi Besar Rp1,82 Triliun

Suparjo Ramalan
Kementerian BUMN dan Bio Farma mencopot David Utama dari posisi Direktur Utama KAEF. Sebagai gantinya, pemegang saham menunjuk Djagad Prakasa Dwialam. (Foto: Suparjo Ramalan)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian BUMN dan PT Bio Farma (Persero) selaku pemegang saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencopot David Utama dari posisi Direktur Utama KAEF dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023. Sebagai gantinya, pemegang saham menunjuk Djagad Prakasa Dwialam akan menempati posisi tersebut.

Djagad Prakasa bukan orang baru di Kimia Farma. Sejak 2023 hingga awal Juni 2024, dia menjabat Direktur Utama PT Kimia Farma Trading & Distribution.

“Sebelumnya saya Direktur Utama di Kimia Farma Trading dan Distribution, anak usahanya (KAEF),” ujar Djagad saat paparan Public Expose di Jakarta Timur, Selasa (25/6/2024).

Kementerian BUMN dan Bio Farma belum membeberkan alasan mendasar pergantian orang nomor satu di jajaran direksi anggota Holding BUMN Farma ini.

Pencopotan David Utama bertepatan dengan dugaan pelanggaran integritas penyediaan data laporan keuangan yang terjadi di anak usaha, yaitu PT Kimia Farma Apotek (KFA) periode 2021-2022.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Nanang Hendarno Ditunjuk Jadi Dirut Telkom Indonesia, Gantikan Dian Siswarini

17 hari lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

25 hari lalu

Dahsyat! Kerugian Rata-Rata akibat Bencana Alam Global Capai Rp8.000 Triliun Setiap Tahun

28 hari lalu

Jumbo! Kerugian Banjir Dahsyat Nepal Ditaksir Tembus Rp45 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal