Haiti Naikkan Upah Minimum 54 Persen setelah Aksi Protes Pekerja 

Aditya Pratama
Pemerintah Haiti menaikkan upah minimum sebesar 54 persen pada Senin (21/2/2022). Hal tersebut dilakukan setelah aksi demonstrasi berminggu-minggu oleh pekerja. (Foto: Reuters)

Para pekerja selama bertahun-tahun mengeluh bahwa upahnya terlalu rendah untuk menutupi kebutuhan pokok yang seringkali lebih mahal daripada di negara lain karena infrastruktur yang lemah dan kekerasan geng.

Sekelompok anggota Kongres AS pada November meminta informasi kepada kepala 62 perusahaan AS yang mengimpor garmen dari Haiti tentang perlindungan yang berlaku bagi pekerja yang dipekerjakan oleh perusahaan dan pemasok mereka.

Pejabat Haiti di masa lalu mengatakan, kenaikan upah terlalu banyak akan membuat industri garmen berisiko kehilangan daya saing terhadap negara lain seperti negara tetangga, Republik Dominika.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Prabowo Janjikan Bangun 1 Juta Rumah untuk Buruh, Lokasi Dekat Kawasan Industri

Nasional
5 hari lalu

Prabowo bakal Bangun Rumah Klaster Lengkap dengan Gym dan Daycare untuk Buruh

Nasional
6 hari lalu

Kemnaker Perketat Tenaga Kerja Outsourcing, Hanya Berlaku di Sektor Tertentu

Internasional
9 hari lalu

Kanselir Jerman Friedrich Merz Akui Negara-Negara Barat Terlalu Meremehkan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal