Harga Kopi Melonjak ke Level Tertinggi, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Harga kopi di pasar komoditas internasional telah menyentuh level tertinggi pada tahun ini. Cuaca buruk menjadi salah satu penyebabnya. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Harga kopi di pasar komoditas internasional telah menyentuh level tertinggi pada tahun ini. Hal ini terjadi karena para pedagang memperkirakan panen akan menyusut setelah dua produsen terbesar dunia, Brasil dan Vietnam dilanda cuaca buruk dan kenaikan popularitas minuman tersebut.

Melansir BBC, harga biji kopi Arabika, yang merupakan produksi global terbesar, mencapai 3,44 dolar AS per pon (0,45 kg), setelah melonjak lebih dari 80 persen tahun ini. Sementara itu, harga biji kopi Robusta menyentuh titik tertinggi baru pada bulan September.

Merek-merek kopi ternama disebut tengah mempertimbangkan untuk menaikkan harga pada 2025 mendatang. 

CEO Tuan Loc Commodities, Vinh Nguyen menyebut, meskipun dalam beberapa tahun terakhir pemanggang kopi besar mampu menyerap kenaikan harga untuk membuat pelanggan senang dan mempertahankan pangsa pasar, tampaknya hal itu akan berubah. 

"Merek-merek seperti JDE Peet (pemilik merek Douwe Egberts), Nestle, dan lain-lain, (sebelumnya) menanggung beban harga bahan baku yang lebih tinggi," ucap Nguyen dikutip, Rabu (11/12/2024).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
25 hari lalu

Waspada! Siklon Tropis Mekkhala Menguat Jadi Kategori 3, Ini Dampaknya

1 bulan lalu

KM Sumber Makmur Terdampak Cuaca Buruk di Kepulauan Seribu, 29 Orang Dievakuasi

2 bulan lalu

Bareskrim Ungkap Blackout di Sumatra Diduga Dipicu Cuaca Buruk

2 bulan lalu

PLN Ungkap Masih Ada 4,8 Juta Pelanggan di Sumatra yang Terdampak Listrik Padam Massal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal