Harga Minyak Dunia Capai Level Terendah sejak Invasi Rusia ke Ukraina, Ini Pemicunya

Jeanny Aipassa
Ilustrasi harga minyak dunia. (Foto: Istimewa)

“Kami pikir prospek akan tetap menantang dalam beberapa bulan mendatang karena ekspor berubah dari penarik menjadi angin sakal, penurunan properti semakin dalam, dan gangguan virus tetap menjadi hambatan berulang,” kata Julian Evans-Pritchard, ekonom senior China di konsultan Capital Economics. 

Sebagai salah satu konsumen energi terbesar di dunia, pertumbuhan ekonomi China yang lebih lemah akan menurunkan permintaan minyak mentah dan sumber daya alam lainnya. 

Pialang juga mengincar potensi kesepakatan nuklir antara Iran dan negosiator barat yang dapat membuka jalan bagi peningkatan pasokan minyak.

Melonjaknya harga energi telah menjadi pendorong terbesar inflasi tinggi di Inggris dan negara-negara maju lainnya di tengah memburuknya krisis biaya hidup.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

ESDM: Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia Bukan Cuma untuk BBM, Industri Kebagian

Nasional
6 hari lalu

Menlu Ungkap Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz Angkut 2 Juta Barel Minyak Mentah 

Internasional
10 hari lalu

Iran Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas di Bawah USD90 per Barel

Nasional
10 hari lalu

Bahlil Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Kapan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal