Harga Minyak Mentah Turun Imbas Hambatan Ekonomi yang Bebani Permintaan

Aditya Pratama
Harga minyak mentah turun pada perdagangan, Senin (22/1/2024) karena hambatan ekonomi menekan prospek permintaan minyak global. (Foto: Reuters)

Serangan yang dilakukan oleh kelompok yang bersekutu dengan Iran di Laut Merah dan Teluk Aden telah mengganggu perdagangan global. Hal ini juga memperketat pasar minyak mentah Eropa dan Afrika dan mendorong harga premium kontrak Brent bulan pertama menjadi kontrak enam bulan menjadi 1,99 dolar AS pada hari Jumat. Struktur ini, yang disebut kemunduran, menunjukkan persepsi pasokan yang lebih terbatas untuk pengiriman yang cepat.

“Produksi minyak lebih tinggi dan prospek pertumbuhan di China dan Eropa sangat beragam, sementara data PDB minggu ini diperkirakan menunjukkan kecepatan perekonomian AS telah sangat melambat,” kata Sycamore.

Perkiraan pertumbuhan permintaan terbaru oleh Administrasi Informasi Energi AS, Badan Energi Internasional dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak untuk tahun 2024 berada dalam kisaran yang luas antara 1,24 juta dan 2,25 juta barel per hari meskipun ketiga organisasi tersebut memperkirakan permintaan akan melambat pada tahun 2024. 

Jumlah rig minyak yang beroperasi di AS turun dua menjadi 497 pada minggu lalu, yang merupakan angka terendah sejak pertengahan November.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
24 jam lalu

ESDM: Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia Bukan Cuma untuk BBM, Industri Kebagian

Nasional
3 hari lalu

Menlu Ungkap Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz Angkut 2 Juta Barel Minyak Mentah 

Nasional
6 hari lalu

Harga Minyak Mentah RI Naik Jadi 102,26 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Internasional
7 hari lalu

Iran Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas di Bawah USD90 per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal