Selama melakukan aksi mogok produksi, Cahyono mengaku dirinya hanya bersih-bersih tempat produksi sembari menunggu kabar dari komunitas terkait harga kedelai.
"Tiga hari ini saya cuma bersih-bersih sambil nungguin kabar dari komunitas harga kedelai stabil lagi di pasaran biar enak juga jualnya," ucapnya.
Senada dengan Cahyono, salah satu perajin tahu tempe di Kampung Rawa Selatan, Siti Khodijah menyebut selama menunggu harga kedelai turun dirinya hanya melakukan kegiatan harian di rumah serta bersih-bersih tempat produksi.
"Diam di rumah aja nggak kemana-mana, lakuin keseharian aja. Sambil nunggu kabar mudah-mudahan dari mogok kami tiga hari harga kedelai bisa turun," kata Siti.
Siti menyebut, selama harga kedelai di pasaran naik, dia kesulitan menjual ke pedagang di pasar maupun pedagang sayur keliling. Di mana para pedagang menginginkan harga murah, tapi biaya produksinya mahal.