Imbas Kasus 737 Max, CEO Boeing Dipecat

Rahmat Fiansyah
Dennis Muilenburg dipecat dari jabatannya sebagai CEO Boeing. (Foto: AFP)

CHICAGO, iNews.id - Dennis Muilenburg akhirnya terdepak dari jabatannya sebagai CEO Boeing. Pemecatan tersebut merupakan imbas dari kasus pesawat Boeing 737 Max yang jatuh pada 2018 lalu.

Dikutip dari Reuters, Selasa (24/12/2019), pabrikan pesawat asal AS itu gagal memperoleh izin regulator untuk kembali mengoperasikan Boeing 737 Max. Alhasil, produksi pesawat paling laris di dunia tersebut disetop sementara mulai bulan depan.

Pesawat Boeing 737 Max di seluruh dunia, termasuk AS masih berstatus grounded (dikandangkan). Keputusan itu menyusul dua kecelakaan fatal dalam kurun waktu lima bulan yang terjadi di Indonesia dan Ethiopia. Peristiwa nahas itu menewaskan total 346 orang.

Krisis tersebut merugikan Boeing hingga Rp126 triliun. Angka tersebut belum menghitung kerugian pemasok, maskapai, hingga vendor lainnya yang terkait bisnis Boeing.

Dalam sembilan bulan terakhir, harga saham Boeing melemah lebih dari 20 persen. Pelaku pasar merespons negatif efek pengandangan pesawat Boeing 737 Max sejak Maret 2019.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

57 tahun lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal