Inflasi Juni 2022 Catat Rekor Tertinggi, Indef: Akhir Tahun Bisa Tembus 6 Persen

Heri Purnomo
Harga bahan pangan seperti cabai dan bawang merah menjadi salah satu pemicu tingginya inflasi di Juni 2022. (Yuswantoro/MNC Portal)

Selain itu, lanjutnya, pemerintah harus memperbaiki jalur distribusi  yang selama ini mengakibatkan harga-harga bahan pokok mengalami kenaikan. 

"Seperti kasus minyak goreng kan problemnya terkait distribusi, saya kira yang lain juga seperti itu dan itu  harus dikurangi sehingga bisa menekan dan bisa mengefesiensikan biaya logistik ataupun biaya distribusi," ungkap Tauhid. 

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 4,35 persen pada Juni 2022 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Kepala BPS, Margo Yuwono, menyebutkan inflasi tahunan yang berada di atas 4 persen ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2017 lalu.

"Inflasi kita secara yoy pada Juni 4,35 persen ini tertinggi sejak Juni 2017, dimana pada saat itu inflasi 4,37 persen," ujar Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual,  Jumat (1/7/2022). 

Adapun, penyumbang kenaikan inflasi tersebut yakni, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,47 persen atau terjadi inflasi 1,77 persen (mtm) serta Komoditas cabai merah sebesar 0,24 persen. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

57 tahun lalu

Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44%, Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat jadi Pemicu

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal