JK Sebut Harga Tiket Pesawat Murah Tidak Bagus untuk Jangka Panjang

Antara
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (Foto: Ant)

Menurut pria asal Sulawesi Selatan itu, banyaknya maskapai yang berguguran membuat industri penerbangan saat ini didominasi oleh dua perusahaan saja, yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air. JK menolak jika kenaikan harga pesawat karena industri penerbangan yang dikuasai kartel.

"Menurut saya bukan kartel, karena mereka terlalu murah akhirnya yang lain mati. Jadi bukan karena didesain, tapi karena mereka mencoba-coba masuk airlines dengan tarif murah, ya mati," ucap dia.

Harga tiket yang mahal, kata JK, tidak terlepas dari kenaikan biaya operasional. Maskapai penerbangan juga memikirkan kondisi keuangan di tengah margin yang tipis.

"Saya kira, walaupun mereka bersaing, mereka juga harus tetap menghitung biaya tetapnya, ada harga pokok daripada BBM itu. Karena 35 persen dari ongkos pesawat itu avtur kan," ujar JK.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Jusuf Kalla: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri

Megapolitan
5 hari lalu

Ikuti Arahan Prabowo, Pemprov Jakarta Gelar Kerja Bakti Serentak Libatkan 171.134 Orang

Nasional
10 hari lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Nasional
1 bulan lalu

Pitra Romadoni Sebut Putusan Pidana Silfester Matutina Tak Adil, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal