JK Sebut Harga Tiket Pesawat Murah Tidak Bagus untuk Jangka Panjang

Antara
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (Foto: Ant)

Menurut pria asal Sulawesi Selatan itu, banyaknya maskapai yang berguguran membuat industri penerbangan saat ini didominasi oleh dua perusahaan saja, yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air. JK menolak jika kenaikan harga pesawat karena industri penerbangan yang dikuasai kartel.

"Menurut saya bukan kartel, karena mereka terlalu murah akhirnya yang lain mati. Jadi bukan karena didesain, tapi karena mereka mencoba-coba masuk airlines dengan tarif murah, ya mati," ucap dia.

Harga tiket yang mahal, kata JK, tidak terlepas dari kenaikan biaya operasional. Maskapai penerbangan juga memikirkan kondisi keuangan di tengah margin yang tipis.

"Saya kira, walaupun mereka bersaing, mereka juga harus tetap menghitung biaya tetapnya, ada harga pokok daripada BBM itu. Karena 35 persen dari ongkos pesawat itu avtur kan," ujar JK.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
8 hari lalu

JK Terima Penghargaan dari Northern Illinois University, Disebut Jembatani Indonesia-AS

8 hari lalu

Tiket Pesawat Libur Nataru Bebas PPN, Cek Syarat dan Aturan yang Wajib Terpenuhi

9 hari lalu

Resmi! Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN Selama Libur Nataru 2026

14 hari lalu

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memesan Tiket Pesawat Jakarta-Bali untuk Pertama Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal