Jokowi soal Kenaikan Harga Bahan Pokok jelang Lebaran: Sedunia Juga Naik

Binti Mufarida
Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Istana berbicara soal harga pangan dengan Presiden Jokowi (Foto: Binti)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menyangkal ada kenaikan harga bahan pokok naik setiap menjelang Lebaran. Hal itu diungkapkan Jokowi saat bertemu Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/3/2024).

Ketua Umum PP KAMMI Zaky Ahmad Rivai mengatakan dalam pertemuan itu, pihaknya menyampaikan kenaikan dan kestabilan harga bahan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dia berharap  pemerintahan Jokowi yang hanya tinggal beberapa bulan bisa memberikan legacy yang baik khususnya dalam rangka menjaga kestabilan harga bahan pokok.

“Kita mengetahui ini pasti terjadi. Tapi, KAMMI berharap pemerintah Republik Indonesia di masa pemerintahan yang terakhir ini bisa memberikan legacy yang baik kepada penerusnya supaya ke depan harga atau kestabilan harga bahan pokok ini bisa dikontrol apalagi menjelang Lebaran,” ujar Zaky.

Zaky pun mengatakan bahan pokok yang utama mengalami kenaikan adalah beras. Menurutnya, Jokowi mengaku telah melakukan inspeksi pasar demi memantau kenaikan.

Klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>

“Kenaikan harga beras ini juga tadi sudah dikonfirmasi oleh pak Presiden karena Pak Presiden menjawab bahwa beliau bisa seminggu dua kali katanya inspeksi pasar. Maka ini juga menjadi masukan yang artinya sinkron dan sering sejalan ini keresahan masyarakat dan juga dengan pemerintah," tutur dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

1 hari lalu

Harga Pangan Hari Ini Naik, Beras hingga Cabai Merah Makin Mahal!

5 hari lalu

Aries Marsudiyanto: Stabilnya Harga BBM hingga Pangan di Indonesia Bukti Kebijakan Presiden Prabowo Efektif

8 hari lalu

Mentan Amran Ungkap 4 Grup Perusahaan Diduga Manipulasi Mutu Beras, Rugikan Konsumen Rp98 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal