Jumbo! Bulog Butuh Rp57 Triliun untuk Serap Beras Petani

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi Bulog membutuhkan dana sebesar Rp57 triliun untuk menyerap dan mengola beras petani (Foto: ist)

"Kurang lebih kami butuh dana Rp60 triliun untuk mengolah 4,7 juta ton seperti yang diperintahkan pemerintah," tuturnya.

Kebutuhan pendanaan ini merupakan bagian dari upaya Perum Bulog dalam mendukung program pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional. Ia merinci jumlah tersebut mencakup biaya pembelian, penyimpanan, distribusi, dan pengelolaan stok beras selama tahun berjalan.

"Saat ini kita dibantu perbankan. Kalau struktur kita dibantu oleh pemerintah, nanti pemerintah sebagian memberikan APBN-nya langsung kepada kita," kata dia.

Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono menjelaskan pihaknya fokus untuk mendukung pengelolaan dan penyerapan beras. Salah satunya dengan dengan berkolaborasi dengan Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Dan Beras Indonesia) dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mengelola 1,2 juta ton beras di sembilan lokasi strategis.

Selanjutnya, Bulog bekerja sama dengan Asosiasi Perbenihan, yang rencananya akan segera dilakukan kerja sama dengan asosiasi perbenihan mendukung pasokan beras yang berkualitas. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp37 Triliun untuk Bayar Cicilan Kopdes Merah Putih, Pencairan Tunggu Audit BPK

6 hari lalu

Beras Premium Tetap Tersedia, Stok di Pasar Tradisional Memadai

11 hari lalu

Utang Kopdes Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Hari Ini, Menkeu Suahasil Pastikan Dana Tersedia

13 hari lalu

Daftar Harga Pangan 23 September 2026, Cabai Merah Keriting hingga Gula Naik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal